
Jakarta, 26 Agustus 2025 – Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDT) menggelar pertemuan strategis dengan Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Pembelajaran Qiroatil Qur’an Indonesia (DPP LPQQ). Pertemuan berlangsung di ruang rapat Kemendes PDT, Jakarta, dan dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal Kemendes PDT, Dr. Taufik Madjid, S.Sos., M.Si., didampingi pejabat senior, Bapak Hasrul Edyar.
Sementara itu, LPQQ hadir dengan rombongan pengurus pusat yang terdiri dari Ketua Umum KH. Mahbub Sholeh Zarkasyi, Sekjen Ust. Ibrahim, Penasehat H. Dedy, serta Kepala Pusdiklat Ust. Rusdy Hamzah.
Pertemuan yang berlangsung dari pukul 16.00 hingga 17.50 WIB tersebut membahas secara rinci agenda kerja LPQQ yang akan bersinergi dengan program pembangunan desa sejahtera.
Membangun Desa Lewat Literasi Qur’ani dan Ekonomi

Dalam diskusi, KH. Mahbub Sholeh Zarkasyi menekankan bahwa LPQQ saat ini berfokus pada pengembangan program di tiga wilayah utama, yaitu Jakarta, Jawa Barat, dan Banten. Melalui program Bimbingan Teknis Nasional (Bimtek), LPQQ mengangkat tema “Pembangunan Desa Sejahtera melalui Pembinaan Qur’ani dan Kemandirian Ekonomi.”
Program tersebut, kata Mahbub, bukan hanya melatih peserta agar mahir membaca Al-Qur’an, tetapi juga memberi keterampilan dalam manajemen pembelajaran Qur’an. Harapannya, para peserta yang telah dilatih dapat menjadi trainer Qur’ani yang siap diterjunkan ke desa-desa sebagai penggerak literasi Al-Qur’an sekaligus pemberdayaan masyarakat.
“Kami ingin menghasilkan trainer-trainer Qur’ani yang nantinya bisa menjadi motor literasi Al-Qur’an sekaligus ikut mendorong kemandirian ekonomi desa,” ungkap Mahbub.
Respons Positif dari Kemendes
Sekjen Kemendes PDT, Dr. Taufik Madjid, menyambut baik rencana tersebut. Ia menegaskan bahwa pembangunan desa tidak bisa hanya dipandang dari sisi fisik atau ekonomi semata, melainkan juga mencakup aspek moral dan spiritual.
“Desa sejahtera itu bukan hanya desa yang maju secara ekonomi, tapi juga kuat secara moral dan keimanan. Program LPQQ ini sangat relevan dengan pembangunan manusia di desa,” ujar Taufik.