Jakarta – Lembaga Pembelajaran Qiroatil Qur’an (LPQQ) Indonesia menggelar audiensi di Institut Kewarganegaraan Indonesia, Jakarta, guna memperkuat sinergi dalam gerakan nasional pengentasan buta aksara Al-Qur’an. Rombongan diterima langsung oleh KH. Saifullah Ma’shum, M.Si, Ketua Umum Jam’iyyatul Qurra wal Huffazh Nahdlatul Ulama (JQH NU) hingga 2025 sekaligus Ketua Forum Percepatan Transformasi Pesantren (FPTP).

Acara dibuka oleh Dr. KH. Cahya Muhammad Nuh, Ketua Koperasi Kori Qoha Sadesa, yang bertindak sebagai moderator dan hadir bersama jajaran pengurus koperasi. Dalam kesempatan tersebut, KH. Mahbub Sholeh Zarkasyi, Ketua Umum LPQQ Indonesia, yang didampingi Sekjen Ustadz Ibrahim dan jajaran pengurus DPP, memaparkan misi LPQQ: mengentaskan buta aksara Al-Qur’an dan meningkatkan kesejahteraan para mu’allim Al-Qur’an melalui pemberdayaan ekonomi.

LPQQ berkolaborasi dengan Koperasi Kori Qoha Sadesa untuk mengintegrasikan pendidikan Al-Qur’an dengan penguatan ekonomi para pengajarnya, sehingga mereka dapat mengajar dengan lebih fokus dan berkelanjutan.

KH. Saifullah Ma’shum menyampaikan dukungan penuh terhadap misi tersebut dan mendorong agar gerakan ini diwujudkan secara nyata serta melibatkan dukungan dari lembaga-lembaga lain dan kementerian terkait.

“Politik tetap perlu dirangkul, karena siasah politik adalah instrumen untuk memperjuangkan dan mencapai tujuan,” ujar KH. Saifullah.

Audiensi ditutup dengan semangat kolaborasi untuk mewujudkan Indonesia bebas buta aksara Al-Qur’an melalui penguatan pendidikan dan kemandirian ekonomi para pengajarnya.

LPQQ Indonesia Dapat Dukungan Penuh dari KH. Saifullah Ma’shum, M.Si, untuk Gerakan Pengentasan Buta Aksara Al-Qur’an

Navigasi pos


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *