LPQQ Indonesia Gelar TOT dan Sertifikasi Nasional Muallim Al-Qur’an dan Guru PAI di Kabupaten Lebak

LEBAK, BANTEN — Lembaga Pembelajaran Qiroatil Qur’an (LPQQ) Indonesia kembali memperkuat gerakan nasional pemberantasan buta aksara Al-Qur’an melalui kegiatan Training of Trainer (TOT) dan Sertifikasi Nasional Muallim Al-Qur’an dan Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di Kabupaten Lebak, Banten, Sabtu (10/10/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan di Aula Multatuli, Pemerintah Daerah Kabupaten Lebak, ini menjadikan DPD LPQQ Indonesia Kabupaten Lebak sebagai tuan rumah sekaligus pelaksana kegiatan. Acara tersebut dihadiri langsung Ketua Umum LPQQ Indonesia, KH. Mahbub Sholeh Zarkasyi, didampingi Sekretaris Jenderal LPQQ Indonesia, Ust. Ibrahim, serta jajaran Tim Khusus (Timsus) LPQQ.
Bupati Lebak, H. Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya, S.H., diwakili oleh Asisten Daerah (Asda) III, Dr. H. Iyan Fitriyana, S.H.I., M.Pd. Turut hadir Ketua DPD LPQQ Indonesia Kabupaten Lebak sekaligus Ketua Panitia, Dra. Hj. Koswati, serta sejumlah tokoh dan pemangku kepentingan pendidikan Al-Qur’an.
Ketua TP PKK Kabupaten Lebak, Ny. Belia Hasbi Asyidiki Jayabaya (Belia Febrianti), turut memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi kegiatan tersebut. Kehadirannya menjadi bagian dari dukungan terhadap upaya peningkatan kualitas pembelajaran Al-Qur’an di tengah masyarakat.
Dalam rangkaian acara, Prof. Dr. H. Itang, M.Ag., selaku Ketua DPW LPQQ Indonesia Provinsi Banten, melantik pengurus DPD LPQQ Indonesia Kabupaten Lebak. Pelantikan ini diharapkan memperkuat kelembagaan dan memperluas jangkauan program pembelajaran Al-Qur’an di wilayah Lebak.

Dukungan dari Kementerian Agama Kabupaten Lebak juga terlihat melalui kehadiran H. Sudirman, S.Ag., M.Pd.I., selaku Kasi Bimas Kemenag Kabupaten Lebak, yang turut menyampaikan sambutan. Sementara itu, doa dipimpin oleh KH. Bukhori dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Lebak.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi pembekalan yang menghadirkan dua pemateri. Dr. Ade Een Khoerunniah, M.Ag., Bendahara POKJAWAS, menyampaikan materi tentang manajemen pembentukan dan pengelolaan Kelompok Belajar Membaca Al-Qur’an (KBMA) di sekolah.
Selanjutnya, KH. Mahbub Sholeh Zarkasyi menyampaikan materi tentang sistem pembelajaran membaca Al-Qur’an secara klasikal pada KBMA. Sistem ini menjadi salah satu pendekatan yang dikembangkan LPQQ Indonesia untuk mendukung pembelajaran yang terstruktur dan menjangkau lebih banyak peserta didik.

Melalui kegiatan TOT dan Sertifikasi Nasional ini, LPQQ Indonesia berharap semakin banyak Muallim Al-Qur’an dan Guru PAI yang memiliki kompetensi untuk mengembangkan pembelajaran Al-Qur’an secara terarah, sekaligus memperkuat Gerakan Nasional Pengentasan Buta Aksara Al-Qur’an di Indonesia. (Aim)
